Senin, 07 April 2008

Pria Cenderung Jadi Korban Internet Fraud

SAN FRANCISCO - Data yang dikumpulkan dari 206.000 orang yang mengadu ke Internet Crime Complaint Center (IC3) Amerika Serikat, menunjukkan bahwa pada internet fraud atau penipuan via internet, pria lebih merugi USD1,67 dibandingkan wanita yang merugi USD1.

"Apabila diamati historisnya, pria memang lebih cenderung untuk membeli barang-barang besar seperti elektronik. Saya kira ini cukup menjadi alasan," jelas research manager IC3 John Kane, yang dilansir PCWorld, Senin (7/4/2008).

Sebenarnya, wanita lebih sering menghabiskan waktu online, namun, pola perilaku pria yang cenderung bertransaksi di koridor investasi menyebabkan risiko kerugian pria jauh lebih besar.

"Kecenderungan pria menjadi korban penipuan lebih besar menimbang pola mereka yang sebagian besar di koridor investasi dan beberapa transaksi yang berisiko uang hilang dalam jumlah besar," ungkap Kane.
"Apabila dibandingkan, rata-rata kehilangan uang akibat penipuan investasi yang dialami pria adalah sekira USD3.500. Sedangkan, untuk penipuan pelelangan, di mana jumlah pria dan wanita relatif sama, kerugian yang dialami hanya sekira USD480," tuturnya.

IC3, organisasi kerja sama antara Federal Bureau of Investigation (FBI) dan National White Collar Crime Center, merupakan badan yang menerima komplain berkaitan dengan kejahatan cyber di Amerika Serikat, dan database-nya digunakan oleh regulator dan penegak hukum untuk gambaran trend kejahatan. Beberapa kali, data IC3 membantu aparat penegak hukum menangkap penjahat cyber. (mbs)

Kamis, 03 April 2008

E-mail Erotis Perdayai Pengguna Komputer Mengunduh Virus

Los Angeles (ANTARA News) - Surat elektronik (e-mail) sampah yang menjanjikan gambar erotis para pesohor ternyata cuma menyebarkan virus ke komputer pribadi, kata sebuah perusahaan keamanan teknologi informasi (IT) yang berpusat di Los Angeles, Rabu.

Surat elektronik biasanya berisi subjek seperti "Naked Shakira Clip", "Rihanna Exposed" atau pesan lain berisi dorongan, yang menarik pemakai komputer untuk melakukan hubungan jaringan, kata Panda Security, penyedia utama penyelesaian masalah keamanan IT.

Dengan meng-klik hubungan, pemakai akan mengunduh (download) salinan Agent.IMB Trojan, yang menggandakan dirinya sendiri ke dalam sistem komputer dengan nama "CbEvSvc.exe".

"Teknik rekayasa sosial ini tidak baru sama sekali. Namun, mengingat banyak bajingan di dunia maya masih terus menggunakannya, pasti masih ada banyak pemakai yang terperangkap," kata Luis Corrons, Direktur Teknis PandaLabs, sperti dilaporkan Xinhua.

"Pencipta 'malware' kadangkala menggunakan jenis e-mail yang sama untuk menyebarkan bermacam rangkaian 'malware', sehingga takkan mengejutkan untuk menemukan surat sampah seperti ini digunakan selama beberapa hari berikutnya untuk menyebarkan kode 'malicious' lain seperti 'downloader Trojan', 'banker Trojan' dan lain-lain," kata Corrons.

Malware adalah piranti lunak yang dirancang untuk menyusup atau merusak satu sistem komputer tanpa disadari oleh pemakai yang dituju. Malware adalah gabungan dari kata "malicious" dan "software".

Para pejabat perusahaan Panda menyarankan pemakai komputer untuk tidak membuka pesan e-mail dari orang yang tak mereka kenal dan tak mengklik "link" yang mungkin berisi pesan tersebut. (*)

sumber : antara.co.id

Blogger Bandung 'Tantang' Roy Suryo

BANDUNG - Setelah ribuan blogger geram dengan ulah pakar Telematika, Roy Suryo, kini giliran para blogger Bandung yang tergabung dalam Bandung Blogger Village (BBV) yang 'menantang' Roy secara terang-terangan.

Roy menuding kalau pemasangan foto dirinya yang bertelanjang dada di situs www.postel-depkominfo.go.id dan situs Golkar merupakan ulah para blogger.

Ketua BBV, Muhammad Iqbal, mengatakan kalau Roy tidak paham tentang perbedaan antara blogger, hacker, dan cracker. Menurutnya, untuk menjadi seorang crack ataupun hacker, dibutuhkan pengetahuan yang mutakhir tentang masalah Teknologi Informasi (TI).

"Saya jadi mempertanyakan kapasitas Roy sebagai pakar telematika. Perbedaan antara bloger, hacker dan cracker saja dia tidak tahu," katanya di Jl Ir H Djuanda, Bandung, Rabu (2/4/2008).

Blogger, tandas Iqbal, merupakan orang yang mengunakan akses internet yang dijadikan medium untuk berekspresi. Biasanya, blogger menceritakan apa yang tidak bisa ia ceritakan secara langsung.� (Irvan Christianto/Sindo/mbs)

sumber : okezone.com

BI Bantah Situs Di-hack

JAKARTA - Situs Bank Indonesia yang tidak bisa diakses karena berhasil di Hack dibantah oleh BI. Mereka menampik tudingan tersebut.

"Web memang sedang diputus untuk perbaikan dan untuk testing," ujar Kepala Biro Humas bank Indonesia Fillianingsih Hendrata dalam pesan singkatnya kepada Okezone, di Jakarta, Rabu (2/4/2008).

Situs resmi Bank Indonesia sempat tidak bisa diakses selama kurang lebih 4 jam dan berakhir sejak pukul 14.15 WIB tadi. Sebelumnya, situs resmi Bank Indonesia ini berhasil diacak-acak oleh penjahat cyber dengan mengganti seluruh tampilan pada kanal 'data statistik' BI dengan tulisan 'Hacked by LeQhi'.

Bisa jadi, jaringan situs BI kemudian ditutup beberapa jam untuk menanggulangi situasi ini. Namun pihak BI tidak tidak menyebut permasalahan deface ini sama sekali dalam pesan singkat tersebut.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini bagi rekan-rekan semua," pungkas Filliani. (srn)

sumber : okezone.com